Cari Blog Ini

Kamis, 27 Oktober 2016

INSTALASI SISTEM OPERASI WINDOWS 7

LANGKAH-LANGKAH MENGINSTAL WINDOWS 7

     Back again ,wkwkwkkk . Kali ini, saya akan ngepost tentang cara menginstal Windows 7 memakai CD pada PC . Siapa sih yang gak tau Windows ? Hah ? Kamu ? Iya Kamu :D !!! Windows merupakan salah satu dari sistem operasi yang ada di dunia ini . Windows 7 merupakan yang masih sangat suka dipakai oleh banyak orang, sebab kakak-kakak sesudahnya sering mengalami eroor, jadi tak dipungkiri kalo banyak yang beralih kembali ke Windows 7 . Gak bisa move on kyaknya :p . Well, mari baca saksama postingan ini yaaak 


Instalasi sistem operasi Windows 7 bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah dalam penginstallan sistem operasi Windows 7 pada PC .

  • Nyalakan Komputer dan masukkan CD/DVD yang tersedia
  • Segera tekan F10 sebelum logo sistem operasi bawaan komputer muncul, tunggu hingga terbuka menu BIOS setup Utility
  • Pada menu Boot, tekan Enter pada sub-menu Boot Device Priority, agar dapat memilih parangkat yang diprioritaskan.


  • Jika Boot Device CD-ROM Group berada bukan pada posisi pertama, maka tukarlah dengan perangkat lain, sehingga CD-ROM Group berada pada posisi pertama. Ini bertujuan agar tidak terjadi error pada saat pertama penginstalasian, karena jika perangkat lain di posisi pertama, maka perangkat itulah yan harus diteliti terlebih dahulu oleh komputer, yang menyebabkan CD menjadi dis-usage atau tak terpakai diawal
  • Setelah itu, tekan F10 pada keyboard untuk keluar dan menyimpan settigan, dan komputer akan segera ter-restart.


  • Tunggu hingga tertampil tampilan seperti ini
  • Pilih English pada Language to Install. Alasannya agar tidak terjadi kesalahpahaman terjemahan jika memakai bahasa lain/bukan bahasa internasional.
  • Klik Next, untuk melanjutkan.



  • Pada tampilan selanjutnya, terdapat beberapa ketentuan-ketentuan lisensi yang ada untuk dibaca dan dipahami bersama
  • Klik I Accept The License Terms, untuk menyetujui setiap ketentuan yang ada.
  • Kemudian klik Next


  • Pada lagkah ini, sangat penting, karena akan berpengaruh kedepannya.
  • Klik Custom (advance), agar nanti akan terinstal baru, dan menghapus sistem yang lama. 


  • Setelah itu, masuk ke tampilan selanjutnya, yaitu untuk mengatur partisi mana yang akan di instal windows 7 yang baru
  • Terdapat 3 partisi pada komputer ini, pertama system reserved, kedua Windows/sistem operasi lama, alias C: , ketiga Data, alias D:
  • Jika pada tampilan ini terdapat kotak yang kosong, maka hardisk kemungkinan mengalami kerusakan atau kabel ke hardisk tidak bagus/tidak terdeteksi.
  • Klik Drive Option (advance) untuk langkah selanjutnya.


  • Delete/hapus partisi sistem operasi yang lama. Maka sistem lama (C:) akan terhapus, dan My Documents pun akan terhapus seluruhnya, karena termasuk di C:
  • Delete dengan mengklik partisi yang ingin dieksekusi, klik Delete, sampai tampilan pada gambar berikutnya
  • Arahkan kursor pada partisi yang akan diisi windows yang baru, klik new kemudian ok-ok .
  • Maka tampilan akan berubah, kemudian arahkan kursor pada partisi yang akan di instal windows yang baru (primary) kemudian klik Next
  • Jika masih ada space/ruang untuk partisi data lain, maka klik new, dan isi nominal ruangan yang masih tersedia, klik ok.

  
  • Proses instalasi benar-benar akan dimulai. Jika sudah sampai pada tahapan ini, kita bisa bersantai menunggu, karena selanjutnya akan berjalan dengan otomatis.
  • PERHATIAN !!! Jangan klik apapun ! Biarkan saja sampai restart dengan sendirinya, untuk mencegah terjadinya kesalahan-kesalahan sepele yang tak diinginkan.
  • Jika pada saat Expanding Windows Files ada error, berarti memori komputer rusak, jika tidak, tunggu saja hingga 100%.


  • Windows akan restart secara otomatis
  • PERHATIAN !!! Jangan keluarkan CD pada tempatnya, karena bisa terjadi error pada saat perestartan
  • Jangan pula menekan tombol apapun pada saat proses ini.


  • Tahap ini yaitu penyempurnaan proses instalasi windows. Biarkan saja, jangan klik apapun.
  • Proses instalasi hampir selesai dan akan restart otomatis.


  • Pada tahap ini, isi Nama untuk komputer, disarankan tidak jauh beda perbedaan antara merek komputer, agar jika kita membutuhkan data nama komputer, kita tidak repot lagi memikirkan nama-nama yang mungkin terlalu sulit diingat dikemudian hari.
  • Klik Next, untuk melanjutkan.

  • Pada tahap selanjutnya, terdapat menu jika kita ingin mengadakan password pada komputer. Isilah jika diharapkan dapat berguna dikemudian hari
  • Klik Next, untuk melanjutkan.


  • Pada menu selanjutnya, akan disuguhkan mengenai kode aktivasi windows, untuk mengaktifkan windows/mendapat izin penggunaan secara penuh.
  • Jika sudah memiliki kodenya, ketik kodenya pada kotak yang tersedia, dan klik Automatically Active Windows. Klik Next.
  • Jika belum mempunyai kode, jangan diisi apapun, klik Next-Skip


  • Klik Use Recomended settings untuk menginstal beberapa komponen penting dan berguna.
  • Jika memilih Ask Me Later, maka komputer akan lebih tak rentan terhadap ancaman keamanan.


  • Pada menu ini, sesuaikan waktu yang dikehendaki.
  • Sebaiknya menyesuaikan dengan waktu setempat pada tempat kita menginstal windows 7.


  • Jika anda terhubung ke jaringan apapun, akan muncul tampilan seperti disamping. Ia akan meminta anda untuk menetapkan lokasi jaringan itu.


  • SELAMAT !!! Instalasi windows 7 telah selesai jika terdapat tampilan ini.



  • Catatan : Mengenai kode aktivasi windows, jika tadi kita tidak mengisinya, segeralah kita mencari kodenya dan menginputnya paling lambat 30 hari setelah penginstallan, karena dapat berdampak buruk pada komputer anda. J






Kesimpulan

Dalam penginstallan sistem operasi Windows 7 maupun, kita harus dan perlu memperhatikan penyettingan/pengaturan boot pada awal penginstalan. Driver CD diharuskan berada pada posisi pertama atau 1st, agar tak terjadi kesalahan pada proses selanjutnya. Setelah pengaturan dan memasukkan CD,  kita tinggal mengikuti langkah demi langkanya sesuai harapan pengguna, karena setiap pengguna/ atau komputer mempunyai kebutuhannya sendiri. Jangan paksanan jika memang tidak kompatible dengan komputernya, sebab kedepannya pasti akan terjadi beberapa kerusakan.




Woooooooow, gampang kan ? Kalian juga bisa melakukan penginstalan memakai file .iso , jika kalian tidak memiliki CDnya. Udah segitu aja dlu yah, keep stay tune for the next post of mine :)

IDENTIFIKASI BIOS

IDENTIFAKASI BIOS

Hai agaaain, belum ada 1 jam , udah posting lagi :D . Demi kejar-kejaran deadline, mending segera dikerjakan, ya gak :p ? Well, in this post, saya akan memberikan informasi mengenai pengidentifikasian BIOS yang ada pada PC. Wanna know more ? Let's check this post yoooow ...


     Identifikasi BIOS bertujuan untuk mengetahui serta mengoperasikan BIOS dalam mengaktifkan dan mematikan pada setiap PC.

Main Menu

  •  System time, pada menu ini, kita harus mensetting waktu yang tepat untuk real time clock.
  •  System date, pada menu ini, kita harus mensetting tanggal yang sesuai dengan real time.
  •  Language digunakan untuk memilih bahasa yang ingin digunakan.
  •  Floppy diskette A, bagian ini digunakan untuk mengkonfigurasikan floppy disk yang akan digunakan.


  • 1st Drive, disini ditampilkan drive yang tersedia/ada. Drive ini yaitu hardisk, dan kodenya tercantum di monitor.
  • 2nd & 3rd Drive pada PC ini belum terpasang.
  • 4th Drive, drive ini DVD ROM, dan kode DVDnya ada tercantum di layar.

  • Installed Memory, yaitu jumlah memory RAM yang terpasang.
  • Memory Bank 1 & 2, yaitu peletakan memory RAMnya.
  • BIOS Revision, yaitu tanggal dan waktu direvisinya BIOS pada PC ini.
  • Core Version, yaitu versi dari core yang digunakan.
  • Model Number, yaitu nomor model komponen yang digunakan.
  • Product Number, yaitu nomor seri produk yang digunakan.
  • Built ID, yaitu kode ID yang teralh dibangun dan digunakan.




Advance Menu

  • Setiap pengaturan item yang salah terjadi, maka akan menyebabkan sistem menjadi gagal dalam proses.
  • CPU Type, menampilkan jenis processor, kecepatan CPU, dan berkas memor
  • Primary Video Adapter, yaitu slot adapter untuk video
  • Onboard Video Memory Size, yaitu kapasitas memori video yang ada. Tentang pilihan ini hanya ada saat terjadi booting windows 7
  • SATA Controller, yaitu untuk mengadakan/meniadakan pencolokan kabel SATA
  • USB Port, yaitu mengadakan/meniadakan pencolokan untuk USB
  • Onboard LAN, LAN yang terpasang, pada menu ini, kita bisa meniadakannya tanpa harus mencabutnya langsung dari CPU
  • Onboard LAN BOOT ROM, menu ini berkesinambungan dengan Onboard LAN, berfungsi               mengadakan/meniadakan opsi ROM pada LAN
  • Change Supervisor Password, yaitu untuk mengubah kata sandi sang supervisor, yang memiliki akses penuh.
  • Onboard Audio, yaitu mengadakan/meniadakan/menyelaraskan audio yang terpasang.



 Power Menu
  • After AC Power Failure, yaitu saat pemrosesan tegangannya mengalami masalah, kita bisa mengatur dan segera memperbaiki kesalahan dengan tetap mati, tetap menyala, dan otomatis.
  • XD (Execute Disable), untuk mengadakan/meniadakan fitur processor XD
  • VT (Virtalization Technology), yaitu fungsi virtual. Terkadang ini dimatikan karena dianggap ada fitur lain yang lebih berguna untuk diaktifkan.
  • SS Maximum Power Saving, berfungsi mengadakan/meniadakan fungsi kekuatan maksimum dalam sumber daya PC ini
  • WOL in SS, yaitu pemrosesan terhadap SS tadi.



Boot Menu
  • Boot-Time Diagnostik Screen, berfungsi mengadakan/meniadakan waktu diagnosa saat proses boot berlangsung untuk ditampilkan pada layar monitor
  • Boot Device Priority, yaitu kita dapat memilih perangkat BIOS mana yang lebih kita utamakan.

  

Exit Menu
  • Exit Saving Changes, digunakan untuk keluar dari sistem dan men-save konfigurasi kita pada CMOS.
  • Exit Discarding Changes, digunakan untuk keluar dari sistem, tetapi tanpa menyimpan setup data pada CMOS.
  • Load Setup Default,  mengisi/merubah semua menu yang ada pada setup seperti sedia kala.
  • Discard Changes, mengisi/merubah nilai/menu sebelumnya dari CMOS untuk semua setup item. Arti lainnya yaitu membatalkan semua apa yang telah kita ganti.
  • Save Changes, menyimpan setup data pada CMOS atau dengan menekan tombol F10 pada keyboard.




 Kesimpulan

BIOS (Basic Input Output System) merupakan sistem operasi yang pertama menganalisa perangkat keras yang terhubung langsung pada PC. Jika PC tidak memiliki BIOS, maka PC tidak bisa dijalankan, karena BIOS mengecek kesiapan kerja dari perangkat-perangkat keras yang telah terpasang.



Well, that's it for now. Lelah hayati ngetik, wkwkwkkkk . Stay tune for the next post :)




PERAKITAN PC

KOMPONEN PC

Holaa everyone. This is my first post on my blog. Read n just enjoy it :)


Perakitan PC bertujuan untuk mengetahui komponen dan fungsi dari komponen-komponen PC serta dapat merakit PC itu sendiri.

1. Motherboard. Motherboard adalah papan induk/papan rangkaian utama yang terdiri dari rangkaian elektroni serta fungsinya sebagai pusat pengelolahan. Cara memasang motherboard pada PC ialah letakkan motherboard pada tempat yang datar serta berilah alas dengan permukaan yang lembut.







2. Processor. Processor ia ialah komponen PC yang paling utama, karena menentukan baik atau buruknya kinerja PC. Processor berfungsi sebagai pengolah data dalam sistem komputer. Cara memasang processor ialah , pasanag processor pada motherboard, usahakan memasang processor di luar casing, seusaikan jenis processor dan motherboard yang digunakan.





3. RAM (Random Accses Memory). RAM, yaitu memori internal yang berfungsi untuk menyimpan data. RAM dipasang pada slot RAM yang tersedia pada motherboard.



4. Power Supply. Power Supply adalah sebuah perangkat PC yang berfungsi untuk mengalirkan listrik ke setiap bagian PC. Setelah memasang RAM, langkah selanjutnya ialah memasang power supply




5. CD ROM / DVD DRIVE. CD/DVD DRIVE adalah sebuah perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan data, perpindahan data, serta pembacaan data dari PC kedalam CD/Kaset. Pasang CD ROM pada rak yang terdapat pada casing dengan cara memasukkannya dari depan, kemudian kuatkan baut CD ROM agar lebih kuat.



6. Kipas CPU . Cooler/kipas yaitu pendingin yang berfungsi mendinginkan komponen CPU serta menjaga suhu udara agar tidak terlalu panas yang bisa menyebabkan kerusakan. Pemasangan kipas dilakukan setelah motherboard terpasang.






7. Kipas Processor. Sama halnya dengan Kipas CPU, berfungsi mendinginkan, namun kipas ini khusus mendinginkan processor. Pemasangan kipas ini dilakukan setelah processor terpasang.








8. Hard Disk. Hard Disk adalah sebuah komponen perangkat keras yang berisi piringan magnetis dan berfungsi sebagai penyimpanan data sekunder. Harddisk dipasang pada rak yang terdapat pada casing secara perlahan agar harddisk tidak terbentur dengan komponen lain/kerangka PC.













9. LAN Card. LAN Card adalah kartu jaringan yang berfungsi sebagai penghubung antara PC dengan suatu jaringan.


10. Multitester. Multitester adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur arus listrik, tegangan, dan resistansi atau ketahanan suatu benda.









11. Obeng Plus & Minus . Obeng Plus & Minus adalah alat yang digunakan untuk mengencangkan/melonggarkan dan/ mengeluarkan baut pada komponen PC. Obeng Minus bersisi flat/datar, sedangkan obeng plus bersisi seperti bunga dan kadang ujungnya mengandung sedikit magnet.





12. Casing. Casing merupakan bagian PC yang berfungsi sebagai pakaian atau pelindung. Casing dengan desain yang modern, memberikan/bisa berfungsi sebagai pendingin tambahan, tergantung tentang bahan yang digunakan oleh Casing itu sendiri.








13. Tool Set. Tool Set berisikan berbagai alat untuk membantu proses pembongkaran dan pemasangan PC, seperti obeng plus & minus, Tang lancip, dsb.

14. Kabel pada CPU. Kabel-kabel ini berfungsi menyebarkan listrik dari sumber listrik/power supply. Kabel ini merupakan penghubung antara komponen satu dengan yang lainnya.

15. Berikut dokumentasi yang bisa diabadikan dari diri penulis. Gambar ini diambil saat penulis dan teman kelompok sedang merakit kembali PC yang telah dibongkar dan difoto.

Kesimpulan

Dalam merakit sebuah PC, saya telah mengetahhui, bahwa dalam pemasangan PC butuh ketelitian terhadap komponen-komponen yang ada didalamnya, sebab apabila satu komponen saja tidak terpasang dengan baik dan benar, maka sistem akan mengeluarkan suara, pertanda bahwa ada kesalahan yang terjadi, sehingga sistem tidak akan memulai proses jika detail seperti itu kita acuhkan begitu saja. Juga pada penempatan kabel-kabel harus lebih teliti, agar kedepannya tidak terjadi kesalahan dalam menyambungkan kabel-kabel yang ada.



Mungkin itu saja yang bisa diposting pada saat ini -_- , stay tune for the next posting :)